Teknologi

Inilah Daftar Smartphone Android Paling Aman untuk Kebutuhan Bisnis

Smartphone Android

Google semakin serius menegaskan bahwa Android adalah sistem operasi yang aman. Setelah sebelumnya melakukan penyortiran dari sisi aplikasi di Play Store, kali ini internet raksasa memperkenalkan serangkaian smartphone yang cocok untuk kebutuhan bisnis.

Sekadar informasi, perangkat untuk keperluan bisnis biasanya dilengkapi dengan sistem kualitas yang lebih tinggi. Oleh karena itu, mengingat banyak asumsi bahwa Android kurang aman, tidak banyak pengguna bisnis yang menggunakan sistem operasi ini. Namun, untuk mengabaikan anggapan itu, kali ini Google meluncurkan program Android Enterprise Recommended.

Seperti namanya, program ini menyajikan daftar perangkat Android yang digunakan untuk keperluan bisnis perusahaan. Perangkat Google yang dapat digunakan dalam proses ini harus memenuhi sebagian besar, seperti Perangkat Keras yang dapat menjalankan setidaknya Android Nougat (7.0), dipasarkan massal, dapat memberikan pembaruan setelah 90 hari dan berlaku hingga tiga tahun, dan menjual perangkat mereka secara bebas (unlock).

Android Nougat

Sebagai langkah pertama, Google juga menyediakan daftar smartphone yang memenuhi kriteria ini. Semua model Pixel dari Google jelas memenuhi persyaratan ini, mulai dari Pixel, Pixel XL, Pixel 2, dan Pixel 2 XL.

Baca Juga:  Apple Bakal Luncurkan Tiga Smartphone Seperti iPhone X di Tahun 2018

Sementara perangkat di luar seri Pixel adalah BlackBerry KeyOne dan Motion, Huawei Mate 10 dan seluruh lini P10, LG V30 dan G6, Motorola X4 dan Z2, Nokia 8, termasuk sebagian besar seri terbaru Sony Xperia X.

Google sendiri berencana menambahkan daftar perangkat ini dari waktu ke waktu. Menurut beberapa, ini adalah upaya Google untuk membuat Android dibundel dengan iOS, MacOS, termasuk Windows 10 yang sering oleh perusahaan besar.

Meski harus diakui, bisnis seperti itu tidak akan menghasilkan pendapatan yang cukup besar bagi perusahaan. Namun, karena semakin banyak pengguna perangkat Android di perusahaan dapat langsung meningkatkan ekosistem pengguna secara keseluruhan.

Informasi itu diungkapkan oleh Google melalui portal untuk pengembang aplikasi pada Selasa (6/2/2018) waktu setempat. Sementara itu, di posisi kedua sistem operasi Android adalah Android Marshmallow (6.0) dirilis pada 2015. Nougat sendiri terbilang bukan sistem operasi Android baru, bagaimana dengan Android Oreo (8.0) yang baru saja diluncurkan pada tahun 2017?

Baca Juga:  Bulan Agustus Moltres dan Zapdos Hadir di Pokemon Go

Usut punya usut, sistem operasi biskuit cokelat krim vanilla hanya 1,1 persen persen. OS ini bertengger di nomor 6 dan hanya meningkat 0,2 persen pada Oktober 2017. Demikian dikutip The Verge, Rabu (7/2/2018).

Fragmentasi sistem operasi Android masih menjadi masalah bagi Google. Bahkan, hampir semua sistem operasi Android yang ada di smartphone adalah sistem operasi pertama yang muncul ketika smartphone pertama dibeli.

Coba bandingkan dengan Apple, dengan sistem operasi terbaru iOS 10 kini telah mencapai 28 persen. Sebenarnya, waktu singkat Android Nougat dan iOS 10 tidak jauh berbeda. Angka itu kecil, karena 65 persen telah beralih ke sistem operasi terbaru, iOS 11.

Comments
To Top