Unik

Keren, Kakek Ini Ubah Bangkai Pesawat Jadi Rumah Idaman

Rumah Idaman

Memiliki rumah pribadi adalah impian setiap orang, karena bisa menjadi kepuasan pribadi bagi semua orang. Tapi seiring waktu, harga rumah menjadi masalah serius. Untuk menempati rumah, kita perlu menghabiskan sampai ratusan juta sampai miliaran dolar.

Ini berhasil membuat orang tidak memiliki rumah. Tapi ternyata, tidak semua orang menyerah dengan situasinya. Beberapa orang terus bekerja dengan antusias dan menabung untuk membeli rumah, ada juga yang mengumpulkan uang untuk membuat rumah berbeda dari biasanya.

Seperti apa yang terjadi pada kakek Bruce Campbell. Dia ingin terus berinovasi dan ingin memiliki rumahnya sendiri. Dia akhirnya berhasil mengubah bangkai pesawat menjadi tempat tinggal yang unik dan layak huni.

Baca Juga:  Ngeri! Inilah 6 Perairan Penuh Misteri yang Ada di Dunia

Sulap Boeing 747 Jadi Rumah
Bruce Campbel adalah seorang insinyur listrik pensiunan. Dengan pengetahuan teknis, Campbel mencoba menciptakan tempat tinggal yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya.

Kakek ini berhasil menyulut bangkai pesawat Boeing 747 ke rumahnya. Pesawat, yang juga rumah, terletak di sebuah hutan dekat Portland, Oregon, AS.

Bangkainya dibeli seharga 1 miliar rupiah pada tahun 1999, dari bandara Athena. Campbel segera memulai karyanya untuk mengubah pesawat menjadi rumah. Dia bahkan menghabiskan sekitar 3 miliar rupiah agar pesawat bisa menjadi rumah yang layak huni.

Ia mengaku bahwa pesawat yang ditempatinya sangat kuat dan tahan lama. Pesawat tersebut diklaim mampu menahan gempa dan badai.

Untuk membuatnya semenarik mungkin, dia membuang beberapa interior asli pesawat dan menggantinya dengan interior yang dia inginkan.

Baca Juga:  Inilah Transportasi Umum Paling Unik Di Dunia

Ingin membuat kedua ‘Home’ di Jepang
Di dalam pesawat, Campbell berhasil menciptakan ruang tamu, kamar mandi, wastafel, hingga ruang baca.

Kakek ini mengatakan bahwa ada banyak hal menyenangkan untuk tinggal di pesawat terbang. Menurutnya, semua pesawat harus diubah menjadi rumah.

Katanya jika ingin tetap di pesawat, kita harus butuh banyak uang untuk membeli pesawat. Tidak hanya itu, kita harus menyiapkan biaya pengangkutan pesawat terbang yang bisa menghabiskan biaya besar, untuk memiliki lahan yang luas untuk menaruhnya.

Selain itu, Campbell juga berencana membuat rumah dari pesawat di tanah sakura, Jepang.

Comments
To Top