Kesehatan

Inilah Penjelasan Ilmiah Tentang Mitos Daging Kambing

Daging Kambing

Ari Fahrial Syam menyatakan, masih ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat sekitar daging kambing yang dikorbankan saat Idul Adha. Menurut Ari, salah satu mitosnya adalah mengonsumsi daging kambing sehingga menimbulkan tekanan darah, sehingga orang yang hipotensi atau tekanan darah rendah dianjurkan mengonsumsi kambing untuk meningkatkan tensinya.

Dia menjelaskan, tekanan darah rendah bisa disebabkan oleh berbagai hal, bisa jadi karena pendarahan, kurang minum sampai dehidrasi karena berbagai alasan, kelelahan atau kurang tidur.

Selain itu, ketegangan rendah juga bisa disebabkan karena terganggunya jantung baik karena klep atau serangan jantung gagal jantung dan bahkan gagal jantung, katanya.

Baca Juga:  5 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Setiap hari

“Tapi bagi sebagian orang tanpa melihat mengapa tekanan darah rendah secara langsung mengkonsumsi daging kambing secara berlebihan, jika ketegangan turun karena masalah jantung makan daging kambing akan berakibat fatal dan memperburuk keadaan,” katanya.

Ia juga berpendapat, mitos kedua yang juga beredar di masyarakat adalah bagian “torpedo” kambing yang akan meningkatkan gairah seksual. memang testikel kambing mengandung banyak testosteron, namun justru meningkatkan gairah seksual terjadi karena banyak faktor dan bukan hanya berhubungan dengan makanan.

“Daging kambing, termasuk daging sapi yang akan menjadi makanan pokok Pesta Pengorbanan mengandung nutrisi yang sangat kita butuhkan tapi jika jumlah berlebihan akan mengganggu kesehatan kita,” katanya.

Baca Juga:  Cara Mencegah Ketombe Agar Tidak Semakin Berkembang

Ari juga mengatakan, dampak langsung konsumsi daging kambing secara berlebihan adalah konstipasi, dan berpotensi memperburuk seseorang yang diketahui menderita acid reflux.

Belum lagi, lanjutnya, efek jangka panjang dari peningkatan kadar lemak dan kolesterol darah.

“Penting untuk diperhatikan bagi mereka yang siap mengonsumsi daging kurban, tolong makan daging kurban dan jangan berlebihan, dan jangan lupa makan banyak buah dan sayuran untuk mengurangi efek samping makan daging secara berlebihan, “kata Ari.

Comments
To Top