Hubungan

Mengeluh Boleh, Tapi Menyerah Bukanlah Suatu Pilihan!

Jangan Menyerah

Berpikir realistis, setiap orang pasti pernah berpikir untuk menyerah. Baik waktu melakukan sesuatu hal, atau bahkan ketika kamu berada dalam situasi yang membuatmu sangat frustasi. Tak jarang, orang-orang ini akan mengeluh bahkan ingin berhenti dan menyerah.

Ada perbedaan antara pria dan wanita ketika keduanya menghadapi masalah. Wanita lebih sering mengeluh. Menceritakan dan bahkan terkesan menyalahkan keadaan ketika menghadapi masalah, sedang pria tidak demikian.

Seorang pria akan menyimpan kesulitan mereka, sampai mereka mampu menemukan solusi yang dianggap cocok untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Begitulah kedua makhluk ini menyelesaikan masalah dalam kehidupan mereka. Tapi untuk mengeluh, tidak ada perbedaan. Setiap orang berhak untuk mengatakan “Ah lelah”, “Ah bosan”, “Kok hanya gini aja” dan sebagainya. Mengeluh sudanh menjadi bagian dari kehidupan manusia.

Ketika lelah, manusia seharusnya mengeluh, karena itu menandakan bahwa ia masih layak disebut dengan seorang yang memiliki berperasaan. Mengeluh adalah manifestasi dari ketidakpuasan atau ketidaknyamanan yang dialami seseorang. Banyak orang menyamakan arti mengeluh dan putus asa atau menyerah. Tapi keduanya jelas berbeda.

Bagi saya, setiap orang memiliki hak untuk mengeluh. Mengeluarkan semua keluhan mereka, baik kepada orang lain atau bahkan dirinya sendiri. Mengeluh tidak salah. Ini akan menjadi sesuatu yang fatal jika kita memilih untuk menyerah setelah melampiaskan keluh kesahnya.

Menyerah bukanlah pilihan, terutama ketika kita memilih bahkan sebelum kita mencoba berkali-kali. Mengeluh tidak berarti menyerah. Mengeluh ketika kita memilih bahkan sebelum kita mencoba berkali-kali. Mengeluh tidak berarti menyerah. Mengeluh berrati waktu di mana kita mengeluarkan apa yang kita pikirkan dan kita rasakan, tetapi menyerah sudah menjadi pilihan dihati.

Tapi ingat, mengeluh terlalu banyak juga tidak baik. Berpikir dan bersikap positif, adalah obat ketika kita mulai berpikir mengeluh adalah awal dari menyerah. Banyak orang menyerah salah satunya karena ia kurang dihargai oleh orang lain. Kurang penghargaan dan masih kurang puas dengan apa yang telah dihasilkan.

Salah satu sikap positif yang dapat menghilangkan semua bentuk keputusasaan dan menyerah, rasa hormat, dan memuji diri sendiri. Tapi itu tidak bermaksud menyombongkan diri. Setiap manusia pada dasarnya ingin dihargai, untuk diingat, dan dipuji. Terlepas dari apa yang telah diperoleh itu, mengharapkan pujian atau tidak. Manusia membutuhkan penghargaan untuk meningkatkan fungsi otak mereka untuk lebih bersemangat lagi.

Mengeluh karena diperlukan, memuji diri yang diperlukan, tapi ingat jangan pernah “menyerah” sebagai pilihan, karena Tuhan akan membuat kamu lebih kuat ketika menghadapi masalah.

Baca Juga:  Pekerja Kreatif Biasanya Sering Dapat Komentar Seperti ini, No 2 dan 3 Paling Sering!
Comments
To Top